Memanfaatkan libur Back Home Day, beberapa siswi mengikuti kegiatan Edu Trip Goes to Malino yang bertema “Fun With English” selama sepekan, tanggal 10-16 Oktober 2021, di Villa Karampuang, Destinasi Wisata Malino, Kabupaten Gowa.

Kegiatan ini diikuti oleh 8 orang siswi dengan mengundang pemateri dari pascasarjana Universitas Hasanuddin (Unhas) Jurusan Sastra Inggris.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk kerja sama antara SPIDI dengan Jurusan Sastra Inggris Unhas yang telah melakukan penandatanganan MOU sebelumnya.

Edu Trip ini bertujuan untuk menambah rasa percaya diri ananda siswi Sekolah Putri Darul Istiqamah dan mengasah skill public speaking dalam Bahasa Inggris.

Penanggung Jawab kegiatan Edu Trip, Ms. Nikmawati Safruddin, mengungkapkan bahwa Edu Trip ini dilaksanakan agar para siswi bisa langsung mempraktekkan kemampuan Bahasa Inggrisnya dalam kehidupan sehari-hari.

“Selain itu, pembelajaran juga akan lebih mudah dipahami karena anak-anak melakukan kunjungan ke tempat-tempat tertentu dan menggunakan Bahasa Inggris disana,” tuturnya.

Ms. Nikma berharap dengan kosa kata yang diberikan saat Edu Trip dapat menjadi bahan bagi anak-anak untuk lebih fasih lagi dalam menggunakan Bahasa Inggris.

“Harapannya anak-anak bisa menggunakan bahasa inggris untuk bercakap dengan teman-temannya sehari-hari di asrama nanti,” ungkapnya.

Berbagai macam kegiatan dilakukan oleh siswi Sekolah Putri Darul Istiqamah saat Edu Trip, antara lain menerima materi, melakukan kunjungan ke beberapa tempat wisata, seperti taman bunga, kebun satwa, hutan pinus, air terjun, berkuda, flying fox, dan tempat wisata lainnya.

Selain itu, bermacam games juga diberikan untuk membuat nuansa belajar bahasa inggris terasa lebih menyenangkan.

Pemateri Edu Trip Goes To Malino, Ms. Marningsih Sadiq mengungkapkan rasa bahagianya karena diberi kesempatan untuk memberikan materi sekaligus belajar bersama siswi Sekolah Putri Darul Istiqamah.

“Rasanya senang sekali, karena di Edu Trip ini saya juga belajar dari anak-anak dan mendapatkan begitu banyak insight dari mereka,” tuturnya.

Mahasiswi Pascasarjana Unhas Jurusan Sastra Inggris ini juga mengungkapkan, bahwa di Edu Trip yang berlangsung selama 6 hari ini, anak-anak tidak hanya belajar tentang kemampuan berbicara dalam bahasa inggris, tapi juga berusaha untuk meningkatkan soft skill yang mereka miliki.

“Di sini saya juga berfokus pada soft skill para siswi, agar mereka bisa lebih percaya diri dan tidak merasa insecure dengan kemampuan yang mereka miliki,” tambahnya.

Ms. Ningsih berharap, seluruh peserta dapat memaksimalkan kemampuan dan potensi yang dimiliki dan mengaplikasikan hal-hal yang sudah dipelajari di kehidupan sehari-hari, ketika berada di pondok maupun di rumah.