MERDEKA BELAJAR MERDEKA BERKARYA

BERITA News News SPIDI

Bagaimana Mewujudkan Merdeka Belajar?

SPIDI kali ini membahas tema menarik “Merdeka Belajar Merdeka Berkarya” dalam Webinarnya yang diadakan, Sabtu (28/11)

SPIDI mengajak seluruh guru di Indonesia untuk memahami konsep “Merdeka Belajar”, sebagai filosofi perubahan metode pembelajaran, yang diusung oleh Mendikbud Nadiem Makarim.

Konsep Merdeka Belajar banyak dijelaskan oleh dua pemateri yang berpengalaman di bidangnya, hari ini.

*Baca Juga Upaya SPIDI Tingkatkan hafalan Siswi https://www.spidi.sch.id/evaluasi-hafalan-quran-siswi-di-spidi/

Dibawakan oleh Rizqy Rahmat Hani (Ketua Sekolah Lawan Corona), serta dari perspektif seorang Best Practice Mereka Belajar di Sekolah, Ibu Riza Sativani Hayati, M.Pd (Direktur Pendidikan SPIDI & SADIQ).

Menciptakan “Merdeka Belajar” di sekolah terlebih dahulu dilakukan dengan mewujudkan Guru Merdeka Belajar, hal ini menjadi salah satu poin penting yang dipaparkan kedua narasumber.

Seperti Apa Guru Merdeka Belajar?

Adalah Guru yang yang melibatkan murid dalam penentuan tujuan, memberi pilihan cara, dan melakukan refleksi terhadap proses dan hasil belajar.

*Baca Juga Merdeka Belajar untuk Semangat dan Inspirasi Peningkatan Pendidikan  https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/08/merdeka-belajar-untuk-semangat-dan-inspirasi-peningkatan-pendidikan

Menurutnya seorang guru, sebaiknya mencari cara yang tepat mengenai metode belajar apa yang sesuai dan disenangi anak sebagai tujuan. Tujuan tersebut selanjutnya diupayakan dengan langkah atau cara strategis, kemudian merefleksi setiap hasilnya.

“Alih-alih hanya memberi nilai, guru juga harusnya merefleksi hasil belajar siswi, misal menanyakan kamu kok kenapa nilainya cuma segini. Apa yang bisa saya bantu.” Paparnya.

“Ketika cara kita tidak berhasil, maka refleksi, dan kita akan mencari cara lain. Akhirnya murid juga bisa jadi pribadi yang merdeka, dimana ketika dia salah melakukan sesuatu, dia tidak menyalahkan dirinya sendiri, tapi merefleksi.” Kata Rizqi menambahkan.

Konsep seperti ini yang harusnya diterapkan baik guru maupun murid, kata narasumber. Sehingga dapat dikategorikan sebagai guru dan murid yang merdeka belajar, dan merdeka berkarya.

Perspektif Best Practice

Sementara selaku Direktur Pendidikan yang menyongsong konsep merdeka belajar di SPIDI SADIQ, Ibu Riza menjelaskan bahwa mewujudkan “Guru Merdeka Belajar” dapat dilakukan dengan beberapa upaya berikut:

Kebebasan memilih metode pengajaran; Memberikan guru upgrading sesuai kebutuhan; Ruang dan kesempatan berkreasi; Leluasa mengembangkan kurikulum; Lingkungan yang mendukung dan stimulus atau support manajemen.

“Guru harus diberi upgrading sesuai kebutuhan, kebutuhannya tergantung  individu. Hal ini harus dilihat oleh manajemen, bahwa kita harus support apa untuk guru.” Tuturnya.

Guru Merdeka Belajar akan melahirkan Siswi Merdeka Belajar pula, sehingga terbangun konsep Merdeka Belajar Merdeka Berkarya di Sekolah, dimana siswi bebas berinovasi dan senang akan proses pembelajaran yang dijalani.

Adapun Webinar yang berlangsung melalui streaming facebook dan youtube SPIDI ini, terbuka oleh kalangan guru di seluruh Indonesia,

Peserta pun datang dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Jawa barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Gorontalo, Mimika, Sulawesi Tengah, Sumatera Aceh, serta Jayapura.

Untuk menyaksikan kembali webinar “MERDEKA BELAJAR MERDEKA BERKARYA” dapat ditonton di tautan berikut, Klik:

http://bit.ly/SPIDITV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × two =