MENDIDIK ANAK DI TAMAN SURGA

BERITA News News SPIDI

Satu lagi momen yang menampakkan indahnya kebersamaan mondok di pesantren. Adalah momen ketika melaksanakan ibadah shalat magrib secara berjemaah.

Sehabis shalat berjemaah di Masjid Andi Ummi Murni Badiu, siswi akan mengikuti kajian Riyadhus Shalihin, tarbiah rutin bagi siswi Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI).

Kebersamaan yang tak hanya terjalin sesama siswi, tapi guru dan sivitas pun menyempatkan diri untuk ikut hadir di taman-taman surga dengan bermajelis ilmu.

Riyadush Shalihin adalah nama salah satu kitab kumpulan nabi Muhammad, yang berarti taman-taman orang saleh. Kitab ini disusun oleh Imam Abu Zakariya bin Syaraf An-Nawawy (Imam Nawawi).

Sebagai sekolah islam, SPIDI senantiasa membekali siswi ilmu dalam meneladani sifat dan perilaku terpuji Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, secara mendalam.

Berseragam serba putih, kajian ini begitu hikmat dengan membahas salah satu tema tentang akhlak Shidiq atau Kejujuran. Dibawakan oleh Ustadz Abdul Salam Rahim, Lc (Kepala Unit Tarbiyah SPIDI). Rabu (18/11).

“Kajian ini diadakan agar ananda lebih mengenal Allah dan Rasulnya. Mengenal akhlak-akhlak yang terpuji dan tercela, serta berkenalan dengan khazanah klasik warisan Ulama.” Tutur Ust. Salam.

Pengembangan Akhlak

Sekolah dengan fokus pengembang akhlak siswi, menjadikan SPIDI terus berikhtiar dalam mendidik muslimah cerdas dan berakhlak mulia. Salah satunya dengan menerapkan Kitab Riyadhus Shalihin yang berisi ayat dan hadis tentang akhlak Nabi.

“Kami meyakini bahwa setiap anak itu memiliki fitrah yang suci, sehingga apa yang disampaikan dalam kajian Riyadhus Shalihin diharapkan mampu untuk mengarahkan ataupun mengembalikan ananda sesuai ke fitrahnya, sebagai hamba Allah yang saleh.” Kata Ust. Salam menambahkan.

Tentu dengan cara penyampaian yang kekinian dan memberi contoh-contoh yang ananda alami setiap harinya, menjadi metode yang menarik perhatian siswi. Sehingga siswi senang mengikuti kajian dan mudah paham.

“Alhamdulillah siswi antusias mengikuti kajian ini. Banyak yang selalu bertanya terkait materi yang disampaikan.” Ujar Ust. Salam.

Dimana metode pembelajaran yang Ust. Salam terapkan adalah melestarikan metode Tallaqi, sebagai tradisi saat Nabi mengajarkan para sahabatnya. Namun dengan penyampaian yang dimodifikasi, menyesuaikan bahasa penuntut ilmu zaman sekarang.

Sekolah Islam

SPIDI menjadi sekolah modern berbasis islam, dengan metode pembelajaran yang mengikuti perkembangan zaman. Tenaga pendidiknya pun senantiasa mengupgrade skills, sesuai value yang dijunjung sivitas SPIDI yaitu “pembelajar”.

Sungguh menempatkan anak di sebuah pesantren adalah keberkahan bagi orang tua, sebab anak kita tumbuh setiap harinya di taman-taman surga Allah di dunia, yaitu menuntut ilmu Al-Qur’an.

“Nabi SAW berpesan, Apabila kalian melewati taman-taman surga, maka nikmatilah. Para sahabat pun bertanya, apakah taman-taman surga itu? Nabi SAW menjawab, majelis zikir” (HR Abu Daud).

Kajian Riyadhus Shalihin Setiap Hari Rabu di SPIDI, (Rabu, 18/11)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − sixteen =