LEARNING EXHIBITION: PENDEKATAN PEMBELAJARAN YANG KONTEKSTUAL

News SPIDI


Learning Exhibition menjadi evaluasi MID semester siswi SPIDI. Evaluasi mengenai seluruh materi yang telah diajarkan siswi SPIDI. Dimana soal MID bukan dalam bentuk ujian tertulis, tetapi melalui project secara berkelompok. Agar siswi mampu memahami secara kontekstual seluruh teori pembelajarannya selama ini.
“Kalau selama ini ulangan identik dengan nulis, dengan project ini lebih kontekstual dalam memahami tujuan yang diajarkan selama ini.” Jelas Ibu Muaiminah, Kepala Sekolah SPIDI.


Learning Exhibition ini tidak lama lagi akan dilaksanakan. Siswi akan mempresentasikan hasil projectnya di hadapan orang tua, Ahad 29/9 nanti.


Mulai dari Senin-Jumat pekan ini, siswi telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk project masing-masing kelompok. Kali ini ada yang membuat display, mading tiga dimensi (3D), dan juga penelitian untuk penyusunan karya ilmiah.


Jenis project yang dibuat berdasarkan tema masing-masing. Sebelum membuat project, para siswi berkunjung atau Fieldtrip. “Fieldtrip di mana tujuannya, supaya anak ambil data sbelum membuat project.” Jelas Ibu Muaiminah Musthafa.


Menurut Ibu Muaiminah, selain nilai akademik, ada aspek lain yang dinilai dalam Learning Exhibition. “Jadi bisa ketahuan yang rendah nilai akademik ternyata memiliki bakat lain, punya kepemimpinan atau pun bakat dibidang seni,” ucapnya.


Harapannya anak anak bisa menyelesaikan project dan Leaarning Exhibition dengan maksimal. “Semoga bermanfaat ini mading, dapat nilai bagus dan dapat dipamerkan.” Harap Nikma, salah satu siswi SPIDI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 − five =