KARANTINA MUTQIN, PROGRAM HAFALAN SUPER INTENSIF SPIDI

Daily Activity News News SPIDI

Mutqin mengandung arti yaitu “kuat melekat dan benar”. Mutqin berasal dari bahasa Arab yang berarti orang yang profesional, ahli, dan mumpuni. Oleh karenanya hafalan tingkat mutqin ini, adalah kategori seseorang yang pencapaian hafal Al-Qur’an dan bacaannya telah mumpuni, atau sudah sangat bagus.

Program Mutqin dijalankan oleh Sekolah Putri Darul Istiqamah (SPIDI) melalui program Karantina Mutqin, dan Mutqin Reguler. Hal ini sebagai bagian dari Program Hafalan Super Intensif SPIDI. Adapun Program Karantina Mutqin SPIDI bertujuan melancarkan hafalan bagi siswi yang sudah hafal 30 juz.

“Agar hafalan setiap anak menjadi lebih mantap dan lancar ayat per ayat, baik dari segi lafadz dan maknanya.” Kata Ustadz Mujahidin Alhaq selaku Kepala Tahfizh SPIDI.

Ustadz Mujahidin Alhaq menilai hasil yang dicapai sejauh ini cukup memuaskan. Selama berjalannya Karantina Mutqin di SPIDI ini, beberapa siswi ada yang telah mengikuti karantina selama enam bulan berturut-turut.

Program Mutqin ini akan terus melatih hafalan siswi SPIDI, dengan menjalani berbagai program hafalan. Seperti program ziyadah untuk menambahkan hafalan yang baru, yaitu mengikat hafalan per harinya dengan hafalan yang telah disetorkan sebelumnya. Kemudian program tikrar atau melancarkan hafalan lama yang sudah pernah dihafalkan.

Karantina Mutqin menargetkan setiap harinya siswi peserta karantina melancarkan hafalan dua setengah lembar atau sama dengan seperempat juz. Sementara setiap pekannnya akan diadakan tasmi’ satu seperempat juz. Setiap tasmi’, ananda akan melancarkan hafalan dan menyetorkannya ke ustadzah pembina Mutqin.

Adapun menurut Ustadzah Muthahharaeni (Wakil Kepala Tahfizh SPIDI), siswi yang mengikuti Program Karantina Mutqin, ditargetkan mutqin 30 juz selama 6 bulan. Rencananya siswi peserta karantina akan mentasmi’kan hafalan mutqin 30 juz untuk satu kali duduk, pada bulan februari mendatang.

“InsyaAllah di semester ini nantinya beberapa siswi yang mengikuti karantina mutqin akan tasmi’ 30 juz dengan satu kali duduk, atau menghafalkan 30 juz Al-Qur’an dalam satu waktu.” Kata Ustadzah Muthahharaeni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen + seventeen =