CERITA DI PEKAN KE-EMPAT PENERAPAN SEKOLAH MAYA SPIDI

News News SPIDI

Assalamualaikum ayah bunda dan sahabat SPIDI

Bagaimana kabarnya hari ini? Alhamdulillah atas nikmat sehat dan kesempatan yang diberikan oleh Allah, kita semua dapat menjalani aktivitas hari ini.

Memasuki pekan ke empat ananda SPIDI mengikuti pembelajaran di rumah, via SPIDI on Cloud. Guru dan siswi bertatap muka melalui sekolah maya.

Ruang diskusi antara guru dan siswi, mengulas soal-soal bersama, hingga praktik latihan, semua dilakukan secara virtual di rumah masing-masing.

Dengan layanan fitur SPIDI on Cloud, Alhamdulillah siswi belajar tanpa halangan jarak yang membatasi. Siswi menerima materi yang disampaikan oleh guru dengan lancar dan sistematis.

Namun, kehadiran sekolah tetap menjadi tempat terbaik bagi siswi. Rasa rindu untuk bertemu guru, teman, dan membagun suasana belajar secara nyata di kelas, dirasakan siswi, juga para orang tua.

“Kami sebagai orang tua akan berusaha selalu membimbing dan memantau anak-anak kami. Meski beda rasanya, kata mereka yang kangen sama situasi di SPIDI. Kangen dengan ustadz/ustadzah dan pembinanya. Kangen sama seluruh civitas akademika.” Tulis salah satu orang tua siswi di grup WhatsApp.

Juga beberapa orang tua lain, yang ikut menuliskan komentarnya.

“Mohon bimbingan ustadz/ustadzah pada anak kami yang belajar di rumah. Bersyukur melihat mereka tetap semangat mengikuti kelas online sepanjang hari. Meskipun mereka berkata sangat rindu untuk kembali bertemu teman-teman, juga para ustadz/ustadzah serta umminya.”

Tidak hanya orang tua, keakraban antara guru dan siswi di SPIDI menjadi momen yg dinantikan. Momen kebersamaan yang selalu terjalin antara guru, dan siswi saat berada di lingkungan SPIDI.

“Secara pribadi, menurut saya pembelajaran online ini sangat baik karena tetap dapat memantau dan melakukan pembelajaran daring lewat jarak jauh. Namun ada rasa rindu tersendiri sama sekolah tercinta karena tidak bisa ke sekolah karena lockdown.” Kata Ibu Syamsuriyani (Guru Biologi SPIDI).

Kata beliau lebih menyukai pembelajaran yang berinteraksi langsung dengan siswi di kelas nyata. Dimana menurutnya SPIDI mengkolaborasikan pembelajaran digital, tetapi mampu membangun kehangatan ruang belajar antara siswi dengan guru.

“Sudah sangat ingin ke sekolah rasanya. Rindu suasana hijaunya SPIDI, rindu senyumnya anak-anak di pagi hari menyambut kedatangan saya, rindu belajar sama teman-teman guru, rindu halaqahnya Ustdzah Eni untuk menyetor hafalan, rindu tarbiyahnya Ustadz Salam, pokoknya rindu semua tentang SPIDI,” katanya.

Ayah, bunda, semoga pandemi Covid-19 segera berakhir, dan guru serta siswi kembali dapat menghiasi suasana belajar yang dirindukan ruang kelas di SPIDI.

Semoga Allah melindungi kita semua agar tetap sehat, sabar serta ikhlas menhadapi ujian ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × 1 =