Sekolah Putri Darul Istiqamah mengelar Workshop Penyelanggaraan Jenazah bagi para siswi maupun guru dan staf SPIDI pada hari ini Rabu, 17 November 2021.

Workshop ini diselenggarakan oleh Unit Islamic Studies SPIDI, dengan mengundang Al-Ustadz Khalil Ridwan sebagai pemateri.

Kepala Unit Tarbiyah SPIDI, Ust. Abd. Salam Rahim mengungkapkan agenda ini adalah program rutin tahunan tarbiyah yang sudah konsisten diadakan setiap tahun.

“Harapan saya semoga siswi spidi bisa menjadi piawai dalam mengurus jenazah sebagai siswi yang menimba ilmu di sekolah yang berbasic islamic culture,” ungkapnya.

Sebagaimana yang kita ketahui, ketika seorang muslim meninggal dunia, maka kewajiban bagi setiap orang di sekitarnya adalah segera melakukan pengurusan jenazah sesuai dengan syariat Islam.

Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim:

“Segeralah mengurus jenazah. Karena jika jenazah itu adalah orang shalih, berarti kalian telah mempercepat kebaikan untuknya. Dan jika jenazah tersebut selain orang shalih, berarti kalian telah meletakkan kejelekan di pundak kalian.”

Dalam pemaparan materinya, Al-Ustadz Khalil Ridwan menjelaskan sekaligus mempraktikkan empat proses yang harus dilakukan dalam pengurusan jenazah.

“Jadi ada 4 proses yang harus dilakukan, yang pertama adalah memandikan mayat, Mengkafani, menshalatkan, dan terakhir adalah menguburkan jenazah,” tuturnya.

Salah satu siswi SPIDI, Al-Masyita Ramadhani kelas VIII Akademik, mengungkapkan rasa syukurnya karena mendapatkan materi tentang Penyelenggaraan Jenazah.

“Alhamdulillah, banyak manfaat yang saya dapatkan, salah satunya kalau ada keluarga meninggal boleh menangis tapi tidak boleh berlebihan,” ungkapnya.

“Selain itu, pentingnya workshop ini adalah supaya nanti ketika kembali ke asal/kampung halaman, kita bisa mengajarkan kepada masyarakat bagaimana proses pengurusan jenazah yang baik dan benar,” tambahnya.#